|
Ospek. Kalau mendengar kata ini orang-orang bisa saja memberi tiga macam penilaian :
1. Menyeramkan, kata peserta ospek yang babak belur.
2. Menyenangkan, kata panitia ospek yang bikin peserta babak belur.
3. Tidak tahu, kata anak TK.
Buat para mahasiswa baru (maba), di sinilah masa saat kalian menikmati indahnya jadi mahasiswa, segala apa yang berbau "bego" akan kalian lakukan demi memuaskan hasrat senior. Kalau dibandingkan ma MOS di SMA, MOS belum ada apa-apanya deh, dijamin. Mau Lari dari ospek..? Itu sih cari mati namanya. Malah ntar kalo masuk kuliah, musuh kamu jadi dua bangsa, senior dan teman seangkatan. Lho, kok bisa..? Ya iyaLah,,mereka lagi sakit-sakitnya dianiaya tapi kamu malah enak-enakan tidur di rumah. Ngga adil mi toh..?
Biar selamat dan utuh kembali ke rumah/kos sehabis ospek, ni ada sedikit tips :
1. Hormati senior. Karena,
yaa namanya juga senior, berarti orang yang lebih berpengalaman. Jadi kamu wajib hormat ma senior.
2. Jangan tatap mata senior. Karena, menatap matanya mereka artikan menantang. Ya syukur saja kalau cuma dibentak-bentak daripada di gampar. /hiks
3. Jangan memberitahu jika ada keluarga di universitas yang kamu tempati. Utamanya dosen. Kebanyakan dari senior yang galak adalah mereka yang nilainya ancur gara-gara kebanyakan organisasi dan kebanyakan dosen tidak suka itu. Dosen membenci mereka, begitu pun dia. Akhirnya kamu bakalan jadi bulan-bulanan mereka. Jangan beritahu juga kalau ada keluarga sesama mahasiswa di jurusan yang sama.
4. Jangan sok. Karena, senior tidak suka maba yang suka pamer. Anggap saja kamu tidak ada apa-apanya dibanding mereka.
5. Jangan nyanyi kecuali disuruh. Nah, ini jangan sekali-kali kamu lakukan, senior malah anggap kamu bisa menghibur maba lain. Bisa-bisa kamu malah disuruh nyanyi lagu kangen band satu album. Haha.
6. Turuti mau mereka (yang masih sesuai aturan). Walaupun rada-rada tidak masuk akal perintahnya, tapi turuti sajalah. Daripada bonyok.
7. Pasang muka datar. Karena, senior paling suka sama maba yang tampangnya unik, misal, gigi tonggos, pesek, dahi lebar, kepala kereta, ato mata bagus sebelah doang. Buat yang punya karunia seperti di atas, maaf ya, tapi karunia anda bukan pada waktu yang tepat.
8. Jangan pake kacamata ato behel. Karena, senior akan menganggap kalian culun, dan percayalah saudaraku, senior senang menganiaya orang culun.
9. Akting sakit. Ini lumayan bisa menyelamatkan. Karena beberapa senior tidak tega menganiaya orang sakit apalagi dengan surat keterangan dokter. Kecuali penyakit panu, kutil, ato tonggos, yaa mending sembunyikan saja ketidaknormalan anda.
10. Gunakan waktu ishoma sebaik-baiknya. Karena, senior suka junior yang taat ibadah. Padahal maksud saya sebenarnya, jangan cepat-cepat balik ke medan perang saat waktu istirahat. Alasan kek kalo ke toilet ato apalah.
11. Berdoa. Seperti kata orang bijak (orang bijaknya saya mi), berusaha tanpa berdoa bisa menghasilkan sesuatu yang sia-sia. Jadi, berdoalah agar kalian selamat sampai "rekreasi" selesai.
Mungkin masih ada tips yg pengen kamu tambahkan, tabe' dih komen maQi saja. Met bersenang-senang ma senior.
1. Menyeramkan, kata peserta ospek yang babak belur.
2. Menyenangkan, kata panitia ospek yang bikin peserta babak belur.
3. Tidak tahu, kata anak TK.
Buat para mahasiswa baru (maba), di sinilah masa saat kalian menikmati indahnya jadi mahasiswa, segala apa yang berbau "bego" akan kalian lakukan demi memuaskan hasrat senior. Kalau dibandingkan ma MOS di SMA, MOS belum ada apa-apanya deh, dijamin. Mau Lari dari ospek..? Itu sih cari mati namanya. Malah ntar kalo masuk kuliah, musuh kamu jadi dua bangsa, senior dan teman seangkatan. Lho, kok bisa..? Ya iyaLah,,mereka lagi sakit-sakitnya dianiaya tapi kamu malah enak-enakan tidur di rumah. Ngga adil mi toh..?
Biar selamat dan utuh kembali ke rumah/kos sehabis ospek, ni ada sedikit tips :
1. Hormati senior. Karena,
yaa namanya juga senior, berarti orang yang lebih berpengalaman. Jadi kamu wajib hormat ma senior.
2. Jangan tatap mata senior. Karena, menatap matanya mereka artikan menantang. Ya syukur saja kalau cuma dibentak-bentak daripada di gampar. /hiks
3. Jangan memberitahu jika ada keluarga di universitas yang kamu tempati. Utamanya dosen. Kebanyakan dari senior yang galak adalah mereka yang nilainya ancur gara-gara kebanyakan organisasi dan kebanyakan dosen tidak suka itu. Dosen membenci mereka, begitu pun dia. Akhirnya kamu bakalan jadi bulan-bulanan mereka. Jangan beritahu juga kalau ada keluarga sesama mahasiswa di jurusan yang sama.
4. Jangan sok. Karena, senior tidak suka maba yang suka pamer. Anggap saja kamu tidak ada apa-apanya dibanding mereka.
5. Jangan nyanyi kecuali disuruh. Nah, ini jangan sekali-kali kamu lakukan, senior malah anggap kamu bisa menghibur maba lain. Bisa-bisa kamu malah disuruh nyanyi lagu kangen band satu album. Haha.
6. Turuti mau mereka (yang masih sesuai aturan). Walaupun rada-rada tidak masuk akal perintahnya, tapi turuti sajalah. Daripada bonyok.
7. Pasang muka datar. Karena, senior paling suka sama maba yang tampangnya unik, misal, gigi tonggos, pesek, dahi lebar, kepala kereta, ato mata bagus sebelah doang. Buat yang punya karunia seperti di atas, maaf ya, tapi karunia anda bukan pada waktu yang tepat.
8. Jangan pake kacamata ato behel. Karena, senior akan menganggap kalian culun, dan percayalah saudaraku, senior senang menganiaya orang culun.
9. Akting sakit. Ini lumayan bisa menyelamatkan. Karena beberapa senior tidak tega menganiaya orang sakit apalagi dengan surat keterangan dokter. Kecuali penyakit panu, kutil, ato tonggos, yaa mending sembunyikan saja ketidaknormalan anda.
10. Gunakan waktu ishoma sebaik-baiknya. Karena, senior suka junior yang taat ibadah. Padahal maksud saya sebenarnya, jangan cepat-cepat balik ke medan perang saat waktu istirahat. Alasan kek kalo ke toilet ato apalah.
11. Berdoa. Seperti kata orang bijak (orang bijaknya saya mi), berusaha tanpa berdoa bisa menghasilkan sesuatu yang sia-sia. Jadi, berdoalah agar kalian selamat sampai "rekreasi" selesai.
Mungkin masih ada tips yg pengen kamu tambahkan, tabe' dih komen maQi saja. Met bersenang-senang ma senior.